Hidup itu pasti pasang surut, kadang diatas kadang di bawah; kadang berbuat benar kadang berbuat khilaf; begitu seterusnya. Dan rumus untuk memenangi kehidupan yang pasang surut itu adalah meletakkan hidup pada "pedang semangat", bukan pada pedang "kekatan" atau " pedang ketrampilan'.
Itulah nyawa yang hendak kutiupkan dalam tokoh Ipung di trilogi ini.
Dikutip dari Prie GS dalam 3 Novel Laris: Ipung 1, Ipung 2, & Elegi Surtini dan Ayunda....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar